NCT, SM ENTERTAINMENT NEW BOYGROUP

nct-u

SM Entertainment akhirnya mendebutkan boyband baru di tahun 2016 ini. Setelah SM berhasil menarik perhatian publik dengan membuat projek bernama SM ROOKIES untuk mempromosikan para trainee muda berbakat dan mempesona.

Sebenernya SM ROOKIES ada pas sebelum Red Velvet debut. Publik dibuat geger sama kecantikan Irene, Seulgi, dan cetarnya suara Wendy. Sampe akhirnya mereka debut, para trainee baru bermunculan satu per satu di SM ROOKIES. Awalnya, aku nggak gitu ngeh banget sama yang namanya SM ROOKIES . Tapi lama kelamaan aku tertarik, apalagi setalah liat Taeyong!

Aku rajin spazzing SM ROOKIES. Sampe aku naksir berat sama Johnny, juga Ten. Duh, tapi aku agak kesel spazzing mereka. Soalnya kebanyakan di SM ROOKIES itu muda-muda, malah ada yang tergolong masih kecil. Paling tua yang aku tau, line 94-95 (Btw, aku line 95, lho) (Nggak ada yang nanya!).

Aku anti banget buat suka sama dedek-dedek unyu. Aku kan pecinta oppa-oppa tamvan (elap ingus). Makin tahun cobaan makin berat. Rasanya generasi 95 ke atas hampir lengser dari peradaban, ya. Banyak bermunculan generasi yang lebih muda, lebih unyu, ganteng dan menggoda. Aku nggak mau menyebut diri sendiri “Noona”, hiks. (nggak mau terima takdir wkwkwk)

Continue reading

Advertisements

Delusion

tumblr_mng0nz64Gm1sqcgpxo1_500

Author: Atika Hwang

Cast: OC/you and your bias

[BGM: Park Shinhye – Pitch Black (Flower Boy Next Door OST.)]

Ketika kau memimpikan seseorang yang sering muncul dalam pikiranmu akhir-akhir ini, apakah kau bisa menafsirkan bahwa kau menyukai seseorang itu?

Sesungguhnya perasaan ini tak menentu. Aku pun tak yakin dengan mata dan hatiku. Ketika hatiku bertanya, “Apa yang sedang ia lakukan? Kenapa ia menatapku seperti itu?” Lalu aku hanya berani melihatnya dari ujung ekor mataku. Aku tak berani memastikan dengan lantang. Tapi hatiku sangat yakin bahwa ia merasakan sesuatu yang tak biasa dan itu cukup sulit untukku mengerti. Continue reading

Jurang Harapan

b

Tergoda untuk membuat dunia fantasi yang indah dalam khayalannya. Gadis itu rela jatuh ke dasar jurang yang menjajikannya sebuah harapan palsu. Harapan yang sebenarnya tak pernah ada.

Ia sudah terlanjur jatuh ke dasar sana.

Ia bermain dengan perasaannya sendiri.

Tiba-tiba seorang lelaki yang ia temui di masa lalu muncul begitu saja. Ia merasa sangat senang sampai darahnya mendidih. Jurang itu tidak lagi terlihat gelap, sebaliknya terlihat seperti hamparan padang rumput yang sangat luas ditumbuhi bunga cherry yang bermekaran. Mereka bercengkerama, tertawa riang, sesekali menjahili satu sama lain. Seakan dunia gadis itu dikelilingi kebahagiaan. Continue reading

Pertama Jumpa

a

Terpaan angin membawa debu sampai ke langit. Lalu debu-debu itu sedikit masuk ke ujung pelupuk mataku. Itu membuat mataku berkedip cepat dan sedikit berair.

Lukisan langit berwarna biru saphire dikelilingi awan selembut kapas memanjakan mataku yang gelap. Sorotan matahari kala itu tidak begitu terik. Cuaca yang cukup cantik untuk memulai hari.

Kulangkahkan kaki dengan mantap ke suatu ruang yang kusebut ruang kelas. Ruangan berbau lembab karena kekurangan sinar matahari. Kududuk di kursi kayu nan dingin, pertanda kursi itu telah lama tak disinggahi siapa pun. Mataku berpendar menatap suasana asing di sekelilingku.

Mungkin takdir telah diatur sedemikian rupa, sehingga aku dan ia berada pada satu garis lurus; saling duduk berhadapan. Continue reading