Delusion

tumblr_mng0nz64Gm1sqcgpxo1_500

Author: Atika Jung

Cast:

  • Jung Yujin (OC/ You)
  • Byun Baekhyun (EXO)

Genre: Drama

Lenght: Ficlet

Rating: G

 

[BGM: Park Shinhye – Pitch Black (Flower Boy Next Door OST.)]

Youjin’s POV

Ketika kau memimpikan seseorang yang sering muncul dalam pikiranmu akhir-akhir ini, apakah kau bisa menafsirkan bahwa kau menyukai seseorang itu?

Sesungguhnya perasaan ini tak menentu. Aku pun tak yakin dengan mata dan hatiku. Ketika hatiku bertanya, “Apa yang sedang ia lakukan? Kenapa ia menatapku seperti itu?” Lalu aku hanya berani melihatnya dari ujung ekor mataku. Aku tak berani memastikan dengan lantang. Tapi hatiku sangat yakin bahwa ia merasakan sesuatu yang tak biasa dan itu cukup sulit untukku mengerti.

Aku menyadari bahwa seseorang itu tidaklah mungkin memberikan perhatian lain kepadaku. Hei, kami tidak pernah dekat selama ini. Kami hanya bercakap seperlunya saja. Tidak ada hal menarik yang bisa aku sampaikan pada kalian mengenai interaksi kami ini. Sama sekali!

Ia adalah matahari. Ia dipenuhi oleh cahaya serta dikelilingi oleh planet lainnya. Ia begitu periang sampai-sampai semua planet itu betah untuk berlama-lama beredar di sekitarnya. Sedangkan aku hanyalah sebintik debu angkasa. Melayang tak tentu arah. Bersembunyi pada sebongkah meteorit yang berwarna gelap.

Ya, aku hanyalah seorang penonton di ruang itu. Hanya bisa tertawa bersama yang lain ketika ia mulai berbuat konyol.

Entahlah, aku bingung.

Sekali lagi aku berpikir dan mengamati. Sepertinya, tak ada yang spesial?

Namun, lagi-lagi, ketika sepasang mata itu menyelinap ke dalam celah mataku. Aku merasa terbebani. Seakan aku dipermainkan. Dipermainkan oleh perasaanku sendiri. Delusi-delusi itu mulai bermunculan entah dari mana. Sekuat tenaga aku menyangkal, tapi kekuatan delusi itu semakin meningkat.

Akhirnya aku kalah.

Dan pada saat itu, aku mulai setuju dengan intuisiku.

Ketika bertemu di dalam bis kota, pertama kalinya ia dan aku berbicara panjang lebar. Anehnya, kepalaku tiba-tiba bersandar pada bahunya yang bidang. Aku dapat merasakan ia agak terkejut. Akal sehatku sesaat hilang entah ke mana.

Cukup nyaman, hatiku berucap. Tapi debar jantungku masih normal. Tiba-tiba aku  membandingkan antara ia dengan seseorang yang lain dari masa lalu. Ternyata aku belum bisa melupakan orang itu. Aku segera beranjak dari bahunya.

Lalu aku terbangun.

Ya, itu adalah sebuah mimpi. Mimpi untuk ke-4 kali dengannya.

Mimpi yang membuatku semakin merasakan pahit terjebak dalam kebimbangan.

Padahal aku tahu. Seharusnya aku sadar akan posisiku. Kesempatan itu mungkin hanya angan-angan, karena ia telah memiliki seseorang di sampingnya. Aku terpaksa menampar diriku sendiri sekeras mungkin. Intuisiku telah membawaku dalam kekecewaan.

Hah, sudah kubilang itu tidak akan mungkin, bukan?

Karena bunga musim semi itu bukan milikku. Melainkan milik orang lain.

Hingga saat ini aku masih meragu. Apa yang telah terjadi? Apa yang sebenarnya aku pikirkan? Apa yang membuatku menjadi seperti ini?

Mungkinkah perasaan itu memang ada?

Atau hanya ilusi belaka?

Sebaiknya aku segera melupakan ini semua.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s