Jurang Harapan

b

Tergoda untuk membuat dunia fantasi yang indah dalam khayalannya. Gadis itu rela jatuh ke dasar jurang yang menjajikannya sebuah harapan palsu. Harapan yang sebenarnya tak pernah ada.

Ia sudah terlanjur jatuh ke dasar sana.

Ia bermain dengan perasaannya sendiri.

Tiba-tiba seorang lelaki yang ia temui di masa lalu muncul begitu saja. Ia merasa sangat senang sampai darahnya mendidih. Jurang itu tidak lagi terlihat gelap, sebaliknya terlihat seperti hamparan padang rumput yang sangat luas ditumbuhi bunga cherry yang bermekaran. Mereka bercengkerama, tertawa riang, sesekali menjahili satu sama lain. Seakan dunia gadis itu dikelilingi kebahagiaan.

Gadis itu lupa bahwa semua itu semu.

Ia jatuh tersungkur karena tersandung batu. Lutut kanannya terluka. Saat matanya mencari sosok itu, hatinya mulai menangis. Luka dilututnya bagaimana pun menjadi terasa berdenyut dan perih. Sosok dengan punggung tegap itu menjauh pergi. Meninggalkan gadis itu terduduk sendiri.

Tangan kecilnya menjulur ke arah punggung itu. Berharap ia bisa menahannya untuk tetap di sana, bersamanya.

Semua sirna.

Seperti buih di lautan yang hilang terbawa ombak.

Gadis itu tersenyum meratapi kebodohannya; rela menyia-nyiakan perasaannya demi romansa semu, terjerembab dalam harapan palsu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s